Lansia Desa Payung ikuti Liga Hipertensi

Pengukuran Tekanan Darah pada Kelompok Pengajian Muslimat

Senam Anti Hipertensi Lansia Kelompok Pengajian Muslimat

Jum’at, 21 Januari 2017 Tim KKN I Reguler Desa Payung Bodeh- Pemalang menjalankan salah satu program monodisiplin di Aula Balai Desa Payung dengan Lansia Kelompok Pengajian Musimat berjumlah 20 lansia berupa senam anti hipertensi. Kegiatan ini adalah serangkaian kegiatan Liga (Kenali dan Cegah) Hipertensi yang merupakan program monodisiplin yang dirancang oleh mahasiswa keperawatan atas dasar data dari bidan desa dan warga yang diperoleh saat survei mengenai perlunya kegiatan mengenai hipertensi pada lansia, karena sempat terjadi kasus hipertensi.

Serangkaian kegiatan dilaksanakan mulai dari Jumat 20 Januari 2017 dirumah salah satu anggota pengajian dengan sharing dan diskusi mengenai pengertian penyebab tanda dan gejala hipertensi, cek tekanan darah. Peserta kooperatif, dan semangat saat ditawari senam anti hipertensi bersama. Peserta bersepakat untuk senam anti hipertensi bersama pada Sabtu, 21 Januari 2017 ba’da ashar.

Senam anti hipertensi dilaksanakan pukul 16.10 WIB hingga 16.30 WIB. Peserta meminta agar senam anti hipertensi dilakukan kembali. Kesepakatan kegiatan akan dilaksanakan 2 kali seminggu, Rabu dan Sabtu sore. Melalui kegiatan ini, harapannya lansia memiliki semangat untuk pencehagan dan penanganan hipertensi.

Upaya Peningkatan Usaha Kesehatan Sekolah oleh KAMUS

Simulasi penanganan pingsan saat upacara

Kamis, 19 Januari 2017. Tim KKN I Reguler Desa Payung Bodeh- Pemalang menjalankan salah satu program monodisiplin di SDN 02 Payung. Letak sekolah tersebut di Dukuh Kali Lanang, berjarak 3 KM dengan keadaan jalan yang cukup mengesankan. Kondisi jalan yang penuh lumpur setelah hujan, aspal telah habis terkelupas. Seminggu sebelum mengadakaan program, tim telah berkoordinasi dan mengurus perizinan ke pihak sekolah. Kepala Sekolah dan segenap guru menerima dengan kooperatif usulan program dari kami.

P3KK oleh KAMUS (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan oleh Kader Mungil Usia SD). Kegiatan ini merupakan program monodisiplin yang dirancang oleh mahasiswa keperawatan. Peserta berjumlah 48 siswa terdiri dari kelas 3, 4 dan 5 belajar bersama mengenai penangan pada kecelakaan kecil seperti mimisan, pingsan saat upacara, luka gores dan bengkak. Selain pemaparan mengenai materi, juga dilakukan simulasi serta game. Game tersebut berupa diskusi, dimana 1 mahasiswa masuk ke kelompok- kelompok kecil yang berjumlah 5-6 siswa, kemudian setiap siswa mendapat 1 kertas berupa pertanyaan mengenai pertolongan pertama serta siswa wajib menjawab pertanyaan tersebut dengan menyampaikan ke teman- teman yang lain didalam kelompok. Sebelum kegiatan diskusi pemaparan materi dilakukan, peserta dilempari pertanyaan mengenai UKS ( Kepanjangan UKS, serta fungsi) serta cara penanganan mimisan, pingsan, luka gores dan bengkak. Sebagian besar dari mereka tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut, padahal dibagian depan sekolah terdapat palang UKS. Penanganan mimisan sebagian mereka menjawab dengan memakai daun sirih untuk menghentikan perdarahan, kompres dengan abu hangat untuk menangani bengkak, dsb.

Melalui kegiatan ini, diharapkan teman- teman SDN 02 Payung berani mengemukaan pendapat dan dapat mengaplikasikan cara penanganan kecelakaan kecil seperti mimisan, pingsan saat upacara, luka gores dan bengkak dalam kehidupan sehari- hari. Kegiatan ditutup setelah game, kemudian penyerahan hadiah bagi peserta yang aktif dan mampu memberikan pendapatnya didalam forum.

Peningkatan Wawasan Dunia dan Indonesia melalui Program “Kenali Dunia dan Cintai Indonesia”

Gambar 1. Siswa kelas IV dan V menampilkan hasil gambar bendera negara anggota ASEAN

Sabtu, 21 Januari 2017. Tim KKN (Kuliah Kerja Nyata) I Reguler Universitas Diponegoro di Desa Payung, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang telah melaksanakan salah satu program monodisiplin di SD Negeri 01 Payung. Setelah melaksanakan kegiatan belajar, siswa SD Negeri 01 Payung menyambut kedatangan kita sebagai mahasiswa KKN dengan bersorak “Halo Kakak – kakak KKN!”, yang sangat membuat kami selalu tersenyum setiap harinya.

Dalam kunjungan hari ini, para mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yang dikoordinir oleh Ardillah Fauziyyah Dewi (Departemen Hubungan Internasional 2013) sebagai perancang program monodisiplin, memberikan sedikit variasi terhadap pembelajaran di SD Negeri 01 Payung. Peserta dari kegiatan ini sendiri berjumlah 56 siswa yang terdiri atas siswa kelas IV dan kelas V yang dijadikan ke dalam satu kelas. Kegiatan terbagi ke dalam dua sesi, yang pertama adalah sesi mengenai wawasan dunia. Di dalam sesi materi wawasan dunia, anak – anak diberikan materi yang menyenangkan tentang banyak negara di dunia. Kemudian, anak – anak diberikan sesi interaktif, tebak – tebakan mengenai ikon yang ada di negara – negara besar seperti Patung Liberty di Amerika Serikat dan Menara Eiffel di Paris. Dalam sesi ini juga diberikan pengetahuan mengenai negara – negara di Asia Tenggara terutama Indonesia. Untuk itu, di sesi kedua, anak – anak diberikan wawasan mengenai Indonesia dan orang – orang Indonesia yang berprestasi di dunia internasional dan keindahan yang ada di Indonesia. Pada hasilnya, anak – anak dibagi ke dalam 10 kelompok dan menggambar bendera negara – negara ASEAN dengan pendampingan kami. Anak – anak terlihat sangat antusias dan senang ketika menggambar bendera karena mereka mendapatkan pengetahuan baru. Dan kegiatan ini ditutup dengan penampilan dari kami yaitu Musikalisasi Puisi dan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka dan Tanah Airku dengan diiringi gitar.

Gambar 2. Mahasiswa KKN mendampingi Siswa kelas IV dan V dalam kegiatan menggambar bendera negara anggota ASEAN

Tujuan dari diadakannya program ini adalah membuat anak – anak memahami dan mengerti mengenai wawasan yang ada di dunia, dan memberikan banyak informasi yang menarik mengenai Indonesia, sehingga akan berdampak kepada lebih mencintai negara sendiri yaitu Indonesia. Karena, sebelum merancang program ini, terdapat masalah adanya kekurangan variasi dalam mata pelajaran sehingga dari pihak sekolah sangat mengharapkan adanya pembantuan dalam meningkatkan pengetahuan mengetahui wawasan dunia. Hal ini tentunya akan memperkenalkan hal – hal positif dan dapat turut serta mengembangkan negara kita sendiri yaitu Indonesia. Acara ini juga sangat disambut positif oleh para guru dan semua siswa yang terlibat. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat berlanjut dan turut serta membangun dunia pendidikan di SD Negeri 1 Payung.